Allahummarhamna bil qur'aan….
YaAllah rahmati kami dengan Al-Quran :’)
Ramadan 2025
Allahummarhamna bil qur'aan….
YaAllah rahmati kami dengan Al-Quran :’)
Ramadan 2025
Dan pernikahan bukan sekedar wujud menikahi orangnya. Tapi juga keluarganya, masa lalunya, masa depannya, mimpi-mimpinya, luka-lukanya, semuanya.
uwow
Allahummarhmna bil Quran…
Rahmati kami dengan Al Qur'an yaRabb, semoga setelah ini tetap semakin mesraaaaa yaaaaa hehe <3
Walaupun terlihat begitu panjang perjalanan yang akan dilalui berdua, sepertinya butuh banyak sekali kelapangan hati dan keyakinan, pesannya: jangan berhenti saling menjaga lewat doa, jangan lelah untuk saling membersamai;memaafkan segala kekeliruan, menyayangi dengan ketulusan, mendekap setiap kekurangan.
Katamu, “sabar dulu ya, aku berdoa dan aku percaya. Aku usahain dengan segala sumber daya yang aku punya”
Kemudian aku menangis, merasa tenang, dan bersyukur bahwa kali ini jatuh cintaku diterima baik oleh sosok sepertimu
Aku tidak bisa apa-apa selain mencintaimu, mendukungmu sepenuh hati dan mendoakanmu setiap waktu supaya Allah membimbing langkahmu,merahmatimu, menyayangimu, meridhai semua niat baikmu:) dilancarkan rezekimu dari berbagai arah, semoga menjadi manusia yang berhasil, bahagia dan bermanfaat untuk banyak orang ya sayang:)
Yuk bisa yuk kita usahakan “tie the knot”, bersatu&bersama dalam ibadah terlama, saling menjadi jalan ketaatan ya?!
i wuf u
yms1:
is this what growing up is? just leaving things behind, over and over?
1/365
Setahun kemarin dapat dikategorikan sebagai awal menjalani kehidupan sebagai orang dewasa next level:’)
Terimakasih untuk Allah ku yang selalu membersamai setiap waktu,yang kasih sayang Nya tiada terputus, yang ampunan nya begitu dekat;mendekap. Bahwa jalan rezeki yang Allah berikan, doaku semoga akan terus menjadi jalan ketaatan dan kebermanfaatan untuk diri sendiri, orangtua dan banyak orang. Atas pertolongan Allah yang menjadikanku lebih kuat&sabar menyelesaikan satu per satu ujian kehidupan.
Terimakasih kepada diri sendiri yang berupaya berteman dengan tenang selama hidup di bumi, tidak gemrungsung dalam ketertinggalan. Hai aku, terima kasih karena mau belajar dari masa lalu, mengakui kesalahan, menerima kekurangan. Kesadaran bahwa tidak ada manusia yang sempurna, maka kelapangan hati adalah koentji. Barangkali memang misi sepanjang hayat kita adalah menemukan hikmah dalam setiap pertemuan & kejadian.
Untuk setiap kekhwatiran akan masa depan mulai terlepas ikatannya, tidak menghalangi langkah lagi. Serta harapan dan keinginan hati yang tersimpan rapih mulai terurai satu per satu menjadi lebih nyata. Alhamdulillah yaAllah segala puji hanya bagi Engkau. Mungkin tidak semua terangkum dalam video singkat penutup akhir tahun 2023 kali ini… namun dapat mewakili,setidaknya.
Terimakasih untuk semua orang baik selama setahun kemarin, mulai dari mereka yang so helpful dan menguatkanku disaat-saat genting latsar yang cukup panjang dan melelahkan. Murid-muridku yang ceria menjadi pelipur kesedihan, yang selalu terdepan mau membantu Ibu saat kesulitan. Bu Ida Dayeuhluhur yang menginspirasi aku dalam hal dinamika berumahtangga wkwk. Dokter romzi dokter bedah mulut di rs hermina yang baik dan sungguuuh ramah, ga nyangka w ngurus semua sendiri bolak balik sampai lima kali ke rs untuk satu kali tindakan operasi gigi bungsu yang ternyata tidak semenyeramkan itu wkwkw, mbak-mbak kosan yang treat me so well as their youngest sister yang ngasih kue ultah “happy level up bontot” ceunahhh hehe, rekan kerja rasa sodara mba betri and her sister yang ngajakin aku sama mbak ui naik gunung Papandayan Garut Jawa Barat dingin pollll tapi happy:)))), moms Primadini kepala perpus baru yang sungguh lovable suka jajanin hihiii, bu yuli yang minjemin buku untold history of islam buku bagus nan mahal bukunya kak edgar hamas wkwk alhamdulillah berkesempatan baca, dan masih banyak lagi orang-orang yang datang bawa kebaikan yang gakbisa disebutkan semuanya disini.
The one and only my best rival become best one ganyangka dipertemukan lagi sama kamu. Terima kasih untuk setiap cinta, doa dan perjuanganmu, Semangat Menujuku Sayang ;p
“Spek”
Pada perempuan, seringkali digunakan penyematan materialistik dan seksis, menggiring opini subliminal kalau perempuan itu selalu hanya soal fisik. Mereka tidak peduli dengan isi otak dan akhlak. Di pikiran mereka hanya sebatas bentuk badan.
Di kasus ini, yang dibahas soal fisik Inara. Mereka tidak bahas perjuangan Inara untuk hijrah; perjuangan membesarkan anak; perjuangan mempertahankan rumah tangga; karya-karya dan segala bentuk jerih-payah Inara. Mengapa bukan itu yang dinilai sebagai sesuatu yang tidak pantas diselingkuhi?
Seberjuang itu perempuan, mereka malah entengnya berkata “spek”. Sakit jiwa.